Kenalan dengan Komunitas Bersiap Aksi Pekanbaru yang Baru Launching - Hallo tribuners, kali ini kita berkenalan dengan salah satu Komunitas atau perkumpulan bidang sosial kemasyarakatan yakni Bersiap Aksi Pekanbaru atau yang disingkat dengan nama Ber-Aksi Pekanbaru. Komunitas Ber-Aksi ini merupakan komunitas yang masih baru dan baru saja melaksanakan launching pada Rabu kemarin, 25/11/2020 di Jalan Merak, Kecamatan Sukajadi, Kota Pekanbaru. Komunitas Ber-Aksi ini diketuai oleh Joe Allen. Kemudian Pelindung Komunitas Ber-Aksi Pekanbaru, Dr Hj Intsiawati Ayus, SH, MH, yang merupakan anggota DPD RI asal Riau. Sedangkan penasehat Komunitas Ber-Aksi yakni Yulidestri SH Saat menggelar launching, Komunitas Ber-Aksi Pekanbaru juga menggelar Bazar dan donor darah, bekerjasama dengan PMI Pekanbaru. Komunitas yang rencananya akan melakukan pengukuhan pengurus pada Januari 2021 mendatang ini sebelumnya juga sudah melakukan berbagai kegiatan sosial, seperti membagikan beras kepada masyarakat yang membutuhkan, bagi-bagi masker, dan lainnya. Baca juga Daftar 4 Sungai Besar di Riau Baca juga Bayu Wibisono Damanik, Juara 1 MTQ Nasional 2020 dari Riau Baca juga Berikut 8 Daftar Nama Juara dari Riau di MTQ Nasional Sumbar 2020 Masyarakat harus tetap membantu masyarakat lainya yang sedang kesusahan terutama ditengah pandemi covid-19 saat ini, hal itu pula yang menjadi salah satu alasan Komunitas Ber-Aksi ini dibentuk. "Ber-Aksi merupakan komunitas perkumpulan bidang sosial untuk masyarakat. Kita menjalin silaturahmi yang lebih bermarwah dan bertetika dalam masyarakat. Saya juga mengimbau kepada anggota, mari kita bersinergi untuk menggaungkan komunitas ini, sehingga diterima masyarakat," kata Ketua Komunitas bersiap Aksi Pekanbaru, Joe Allen saat launching komunitas Ber-Aksi Pekanbaru. Rencananya Komunitas Bersiap Aksi ini akan melakukan pengukuhan pengurus pada Januari 2021 mendatang. Sebelumnya juga sudah melakukan berbagai kegiatan sosial, seperti membagikan beras kepada masyarakat yang membutuhkan, bagi-bagi masker, dan lainnya kepada masyarakat. Pelindung Komunitas Ber-Aksi Pekanbaru, Dr Hj Intsiawati Ayus dalam kesempatan launching mengatakan, dirinya berharap agar gerakan Komunitas Bersiap Aksi Pekanbaru atau Ber-Aksi ini menjadi kegiatan banyak memberikan manfaat kepada masyarakat. Sehingga banyak masyarakat yang membutuhkan terbantu dengan gerakan tersebut. Baca juga Komunitas Youtube Creator Pekanbaru Baca juga Komunitas HORE BMX Baca juga Sardi Mayanto Modifikasi Toyota Yaris Jadi Lebih Elegan "Kata aksi artinya adalah tindakan, atau perbuatan. Inilah energi yang akan kita berikan kepada masyarakat, InsyaAllah menjadi ibadah bagi kita semua," harapnya. Intsiawati Ayus juga mengingatkan kepada anggota Bersiap Aksi Pekanbaru, agar selalu istiqomah dalam menjalankan aksi tersebut. "Kita harus ingat, dalam gerakan ini tidak ada namanya honor atau keuntungan, semuanya bersifat sosial. Semoga ini tetap menjadi komitmen kita bersama," imbuhnya. Hal senada juga disampaikan Penasehat Ber-Aksi, Yulidestri SH berharap, agar komunitas tersebut menjadi besar nantinya, sehingga gerakan tersebut juga semakin besar, dan otomatis juga banyak masyarakat yang bisa dibantu. -
Program Pembuatan Film, Komunitas Film Pekanbaru Komfek Komunitas Film Pekanbaru Komfek awalnya didirikan di Pekanbaru 9 Februari 2014 oleh Muhammad Abdurrasyid. Ia adalah salah satu anak Riau yang pernah belajar film di Institut Kesenian Jakarta, jurusan Sutradara. Komfek ini didirikan karena banyaknya keinginan dan juga kemauan para anak muda Pekanbaru untuk belajar mengenai dunia perfilman. Pendiri akhirnya berinisiatif mewadahi anak muda dengan memberikan ruang dan tempat untuk ini memiliki banyak aktivitas bahkan program rutinPelatihan Membuat FilmDi komfek, teman-teman yang baru gabung akan dilatih terlebih dahulu dalam hal materi film sebelum memulai sebuah produksi. Disana para anggota akan belajar bersama-sama, dimulai dari pra produksi, produksi, hingga pasca produksi. Nonton Bareng dan Diskusi FilmSelain latihan produksi sebuah film pendek, di komfek juga memiliki kegiatan nonton dan diskusi film bersama. Film yang didiskusikan adalah film-film pendek karya teman-teman komunitas yang ada di daerah-daerah atau film komfek sendiri yang baru selesai diproduksi. Namun jika ada waktu yang cukup, diadakan diskusi serius film yang cocok untuk didiskusikan. Fungsi dari diskusi adalah untuk mempelajari teknis-teknis, proses pembuatan film, hingga bagaimana alur cerita film MingguanDiskusi mingguan ini biasanya dilakukan rutin setiap hari jumat malam dan minggu sore. Di hari Jumat, membahas program-program komfek, diskusi dan sharing mengenai perfilman yang sedang hangat menjadi topik pembahasan. Sedangkan di hari Minggu, lebih fokus kemateri produksi sebuah film pendek dan praktek produksi BarengUntuk hiburan bareng, komfek melakukan jalan-jalan ke tempat wisata bersama seluruh anggota. Fungsi dari hiburan bareng ini untuk memperkuat kekeluargaan komfek karena asas didirikannya komfek adalah struktur kepengurusan Komunitas Film Pekanbaru KomfekDian Eka Wijaya KetuaElychia Agustin SekretarisAnnisa Laila BendaharaSaid Rahmad Hidayat HumasMuhammad Azhar Penanggung Jawab ProduksiSelain program kegiatan tersebut, ada juga talkshow-talkshow mengenai film dan juga workshop pembuatan film pendek. Kegiatan ini bekerja sama dengan beberapa instansi/organisasi, bahkan komunitas yang ada di Pekanbaru. Untuk info kegiatan komfek, BroSis bisa cek di akun instagram komfek_pictures. Kalau mau melihat kegiatan-kegiatan mereka, bisa langsung datang ke basecamp komfek di Jalan Cipta Karya Gang Sepat Kelurahan Tuah Karya, Kecamatan Tampan Pekanbaru. Bagi yang berminat gabung dengan komunitas ini, BroSis cukup membawa persyaratan fotokopi identitas seperti KTP, SIM, dll. Lalu bersedia mengisi formulir keanggotaan yang disediakan oleh komfek. Untuk contact person, bisa menghubungi via Telp/WhatsApp 082170087155 Ketua Komfek. Ingin usaha BroSis di-review? Silakan baca Want Us To Write About You?Punya informasi dan saran untuk membuat BroSisPKU lebih baik? Silakan hubungi kami via email [email protected].
Lihatprofil Reynaldi . di LinkedIn, komunitas profesional terbesar di dunia. Reynaldi mencantumkan 2 pekerjaan di profilnya. Pekanbaru, Riau, Indonesia 500+ koneksi. Bergabung untuk mengikuti PT. Ganda Buanindo sounding crude palm oil (CPO), dilakukan pengukuran terhadap level minyak dan pengukuran terhadap temperature minyak yang adaGrab Pekanbaru dukung Kegiatan Positif Komunitas-Komunitas di Pekanbaru - Grab Pekanbaru berkomitmen memberikan kemudahan, kenyamanan dan keamanan secara menyeluruh ke seluruh lapisan masyarakat yang ada di Pekanbaru. Tidak hanya, memberikan dukungan kepada Mitra Pengemudi, dan serta mengadakan acara demi mengapresiasi pengguna, serta memberikan dukungan nya kepada kegiatan-kegiatan komunitas yang ada di Pekanbaru. Setelah sehari sebelumnya ikut berpartisipasi dalam kegiatan gathering Pekanbaru beauty Blogger pada Sabtu, 30 Desember 2019. Kali ini, Grab Pekanbaru mendukung kegiatan IOR Otomotif Day bertempat di gedung KONI Provinsi Riau di jalan Gajah Mada. Kegiatan ini berlangsung sejak malam di tanggal 30 Desember 2019, dimulai dengan Car loading di pelataran parkir gedung KONI Provinsi Riau. Otomotif day kali ini bertabur hadiah dan doorprize yang diperuntukkan bagi komunitas. Acara ini diikuti oleh sejumlah komunitas mobil yang ada di Pekanbaru. Besar harapan, kegiatan ini akan dilakukan lagi di tahun mendatang dengan jumlah komunitas yang lebih banyak.rlsHALUANRIAUCO, OPINI - Komunitas Heritage Hero didirikan tahun 2018 oleh Cindy Shandoval yakni perempuan lulusan Arkeologi Universitas Gadjah Mada. Latarbelakangnya yang berkecimpung dalam ranah budaya dan sejarah menggugah dirinya untuk dapat menjadi seorang change maker dalam pelestarian budaya di daerahnya yakni Kabupaten Siak Sri Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru Zul Indra PEKANBARU - Gabungan beberapa komunitas pecinta hewan Pekanbaru melakukan gathering bersama di Taman Kota Pekanbaru, Minggu 17/10/2016. Komunitas tersebut adalah Pekanbaru Amphibian & Reptile Community Party, Musang Lovers Pekanbaru MLP,Sugar Glider Pekanbaru SGP, Komunitas Pecinta Iguana KPI, KJp dan Independent keeper reptile. Selama satu hari tersebut, mereka saling berbagi ilmu tentang hewan masing-masing, mulai dari perawatan, makanan hingga kesenangan yang mereka rasakan ketika bermain bersama hewan peliharaan masing-masing. Para pecinta dari berbagai hewan itupun antusias saling bertanya. "Tujuan dari gathering kita ini memang untuk menjalin silaturahmi antara pecinta hewan yang ada di Pekanbaru. Ini merupakan langkah awal kita menjalin hubungan dari pecinta hewan yang berbeda-beda,"ujar ketua Party, Dani kepada Tribun. Menurutnya, saat ini jumlah komunitas pecinta hewan di Pekanbaru semakin banyak, namun para komunitas tersebut masih bergerak sendiri-sendiri. Walaupun ada berkumpul, diakui sangat jarang dan hanya dari jenis hewan yang berkerabatan. * Baca selengkapnya di Harian Tribun Pekanbaru edisi BESOK. Simak lanjutannya di Ikuti Video Berita di FOLLOW Twitter tribunpekanbaru dan LIKE Halaman Facebook Tribun Pekanbaru StrukturKomunitas Diatom Epilitik Perairan Sungai Senapelan dan Sungai Sail Kota Pekanbaru 241 Sungai Senapelan dan Sungai Sail merupakan dua sungai yang terdapat di kota Pekanbaru, mendukung kehidupan organisme yang ada di dalamnya. Menurut Haslam (1995) dalam Effendi (2003), nilai rata-rata suhu tersebut masih baik untuk pertumbuhan
PerhelatanSepeda Nusantara, salahsatu program unggulan Kemenpora di bumi Pekanbaru pada Minggu (21/10/2018) tak menyurutkan masyarakat setempat. Sabtu, 26 Februari 2022; Cari. Network.
PEKANBARU - Para Bacaleg di Kota Pekanbaru kini banyak yang galau. Ini terjadi pasca mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM Wamenkumham Deny Indrayana yang mengungkapkan, bahwa Pileg 2024 nanti akan menggunakan sistem proporsional tertutup. Informasi ini didapatkan advokat tersebut dari sumber yang kredibel, bahwa Mahkamah Konstitusi MK akan mengumumkan sistem tertutup nantinya. Meski belum mendapat keputusan resmi dari MK, namun berbagai reaksi yang ditunjuk Bacaleg hampir di semua parpol di DPRD Pekanbaru. Sebagian ada yang tetap bertahan menunggu keputusan resmi, ada juga Bacaleg yang tak jadi naik ke DPRD Provinsi, bahkan ada juga yang ingin mundur. Lebih hebatnya lagi, anggota Dewan incumbent ini juga dibuat pening tujuh keliling. Apalagi hingga awal Juni ini, mereka belum mendapat kepastian apapun dari DPP Parpol masing-masing, tentang sistem Pileg 2024 nanti. Yang pasti, sebanyak 8 fraksi di DPR RI menolak sistem tertutup, tetap memakai sistem proporsional terbuka. Khusus di DPRD Pekanbaru, informasi yang dirangkum dari 45 legislator yang ada, awalnya sebanyak 8 orang bakal naik kelas maju ke DPRD Provinsi Riau. Selebihnya bertahan dan maju lagi untuk DPRD Pekanbaru. Namun, karena tidak kunjung jelasnya sistem Pileg, plus adanya pernyataan Deni Indrayana, kini hanya tinggal 3 orang saja yang ingin maju ke DPRD Provinsi Riau. Yang lainnya, masih melihat situasi dan menunggu keputusan MK. Terkait ikhwal ini, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Pekanbaru Pangkat Purba SH menegaskan, bahwa dirinya sudah menghimbau kepada seluruh Bacaleg-nya, tetap tenang. Sebab yang pasti itu, jika sudah keluar keputusan dari MK. "Kita ketahui, jelang pelaksanaan Pemilu 2024 mendatang, akan banyak isu politik yang beredar. Makanya, khusus Bacaleg Partai Demokrat kami minta santai saja. Hingga kini, belum ada keputusan resmi yang disampaikan MK. Jadi, tak perlu resah para Bacaleg," imbaunya, Kamis 1/6/2023 kepada Pangkat Purba yang juga mantan hakim Pengadilan Negeri Pekanbaru ini menyebutkan, bahwa tidak akan pernah seorang hakim untuk membuat kegaduhan atau keresahan. Hakim sudah ditempa dari awal untuk menciptakan suasana damai, apalagi ini hakim MK. "Makanya kami sarankan, agar Bacaleg tidak tergesa-gesa dan terburu-buru dalam menanggapi isu miring ini," katanya. Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Pekanbaru yang juga Ketua PAN Pekanbaru Ir Nofrizal MM, saat dimintai tanggapannya ikhwal ini, tidak mau terlalu jauh memberikan kesimpulan atas isu yang beredar tersebut. "Kita tunggu saja keputusan yang terbaik," akunya. Demikian halnya Anggota DPRD Pekanbaru yang lainnya, juga enggan berspekulasi tentang hal ini. Yang pasti, mereka akan ikuti perintah Partai, meski beberapa Bacaleg parpol kini, belum jelas nomor urutnya. "Kalau sistem terbuka, tak peduli kita nomor urut berapa. Sebaliknya, kalau sistem tertutup, jika tak dapat nomor urut 1, lebih baik kita diam di rumah saja. Jika perlu dan memungkinkan bisa mundur, maka akan mundur," tambah anggota dewan senior lainnya. Mirohi.